Karakteristik dan Prinsip Web 2.0

Januari 22, 2010

Web 2.0 website memungkinkan pengguna untuk melakukan lebih dari sekedar mengambil informasi. Mereka bisa membangun pada fasilitas interaktif “Web 1.0” untuk menyediakan “Network sebagai platform” komputasi, memungkinkan pengguna untuk menjalankan software-aplikasi keseluruhan melalui browser. Pengguna dapat memiliki data situs Web 2.0 dan menjalankan kontrol atas data tersebut. Situs ini mungkin memiliki “Architecture of partisipasi” yang mendorong pengguna untuk menambah nilai ke aplikasi seperti mereka menggunakannya. Konsep Web-sebagai-partisipasi-platform menangkap banyak karakteristik ini. Bart Decrem, seorang pendiri dan mantan CEO dari Flock, panggilan Web 2.0 yang “partisipatif Web” dan menganggap Web-sebagai-informasi-sumber sebagai web 1.0. Ketidakmungkinan untuk mengecualikan kelompok-anggota yang tidak berkontribusi pada penyediaan barang-barang dari pembagian keuntungan menimbulkan kemungkinan bahwa anggota rasional akan lebih suka untuk menahan kontribusi usaha mereka dan bebas-naik di atas kontribusi orang lain. Ini memerlukan apa yang kadang-kadang disebut Radikal Trust oleh manajemen website. Menurut Best, karakteristik Web 2.0 adalah: pengalaman pengguna yang kaya, partisipasi pengguna, konten dinamis, metadata, standar web dan skalabilitas. Lebih jauh karakteristik, seperti keterbukaan, kebebasan dan kecerdasan kolektif melalui partisipasi pengguna, juga dapat dilihat sebagai atribut penting dari Web 2.0………… Selengkapnya Download Disini

Iklan

TREND TERBARU SOFTWARE DAN KARAKTERISTIKNYA

Desember 18, 2009

Berbeda dengan hardware, software tidak mengacu pada bentuk fisik yang memiliki spesifikasi seperti ukuran, berat, bahan dan lain-lain. Hardware komĀ­puter salah satu manfaatnya dapat mengurangi biaya pengolahan dan penyimpanan data.

Berikut disajian evolusi perkembangan software:

Era pertama lebih mengacu pada Batch Orientation, pada suatu orientasi di mana proses dilakukan setelah data dikumpulkan dalam satuan waktu tertentu, atau proses dilakukan setelah data terkumpul, lawan dari batch adalah ONLINE atau Interactive Process. Keuntungan dari Interactive adalah mendapatkan data yang selalu up to date.

Karakteristik kedua adalah Limmited distribution, yaitu suatu penyebaran software yang terbatas pada perusahaan-perusahaan tertentu. Custom software adalah karakteriktik yang ketiga dari era yang pertama dimana software yang dikembangkan berdaasarkan perusahaan-perusahaan tertentu………………………. Selengkapnya Download Disini


KONSEP MANAJEMEN PROYEK (BAB 3) Rujukan Roger S Pressman

Desember 18, 2009

Manajemen proyek perangkat lunak yang efektif berfokus pada tiga P: people (manusia), problem (masalah), process (proses). Urutannya tidak dapat berubah. Manajer yang lupa bahwa kerja rekayasa perangkat lunak merupakan usaha manusia yang intens, tidak akan pernah meraih sukses dalam manajemen proyek. Seorang manajer yang gagal melakukan komunikasi pelanggan yang komprehensif diawal evolusi sebuah proyek, beresiko membangun pemecahan yang elegan untuk masalah-masalah yang salah. Ahirnya manajemen yang tidak begitu memperhatikan proses, beresiko menyisipkan metode teknik yang cakap serta peranti ke dalam sebuah ruang hampa…………… Selengkapnya Download Disini


Analisa Kebutuhan Perangkat Lunak

Desember 18, 2009

Pengembangan perangkat lunak biasanya bukan spesialis di domain persoalan. Untuk mengembangkan perangkat lunak yang sukses,tantangan terbesar adalah pemahaman domain persoalan dan mengetahui apa yang seharusnya dilakukan system. Pengembangan harus bekerjasama secara erat dengan pakar domain persoalan. Tujuan konseptualisasi adalah untuk menghasilkan spesifikasi pelaku system yang di sepakati antara pembeli dan pengembang. Spesifikasi ini digunakan sebagai sarana komunikasi pengembang, pemakai dan stakeholder lain serta merupakan kontrak resmi antara pengembang dan client, juga menjadi dokumen yang menuntun pemrogram dalam implementasi system. ……………. Selengkapnya download di sini